KontraS Pernah Laporkan Kasus Novel Baswedan ke Ombudsman

JAKARTA – Mengutip lensaindonesia.com, Koordinator Eksekutif Kontras Haris Azhar melaporkan kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kompol Novel Baswedan ke Kantor Ombudsman di Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/10/2012).

 

Pihak Kontras langsung menemui, anggota Ombudsman bidang penyelesaian laporan, Budi Santoso, terkait penemuan hasil investigasi

 

Informasi yang diterima LICOM, dalam laporannya, Kontras melaporkan, hasil investigasi menemukan adanya praktik penyiksaan terhadap enam pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004. Tak hanya itu, Tim Pembela juga menemukan adanya dugaan rekayasa pada kasus tersebut.

 

Sebelumnya Haris mengatakan, Kontras menemukan ada dugaan rekayasa kasus pada kematian Mulyan Johan atau Aan (salah satu pencuri sarang walet yang ditembak dan kemudian meninggal dunia).

 

Bahkan tim Pembela Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terdiri atas sejumlah pihak melaporkan hasil investigasi terkait kasus yang dituduhkan ke penyidik KPK, Kompol Novel Baswedan, ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

 

Menurut Haris, kesimpulan dari hasil investigasi menemukan adanya praktik penyiksaan terhadap enam pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004.

 

Seperti diketahui, sebelumnya, timnya diharapkan dapat menguji dugaan praktik penyiksaan dan rekayasa. Diantaranya pada kematian Aan dan upaya-upaya yang menjadikan Novel sebagai pelaku penganiayaan pada kasus pencurian sarang burung walet pada 2004 itu.

 

Dan informasi dari hasil investigasi ini, lanjut Haris, juga harus diverifikasi lebih jauh oleh sebuah tim independen yang terdiri atas unsur, di antaranya Komnas HAM, Ombudsman, dan Kompolnas.

Sumber

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.