Kodiklat TNI AD Ciptakan Ban Mobil Tanpa Udara

TNI Angkatan Darat (AD) membuat inovasi dengan mengembangkan ban tanpa udara untuk membuat kendaraan ringan TNI lebih fungsional. Ban ini hasil rekayasa Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Kodiklat.

 

Proses pembuatan ban tanpa angin dimulai sejak 2019 dan masuk ke dalam tahap uji coba awal 2020. Semua proses tersebut dilakukan di Batu, Jawa Timur.

 

Ban tanpa udara dibuat dengan struktur unik yang memiliki banyak rongga. Struktur ini punya banyak fungsi, di antaranya sebagai penyangga dan peredam. Struktur itu berperan seperti jari-jari pelek.

 

Komandan Poltekad Kodiklat TNI AD Brigadir Jenderal Nugraha Gumilar mengatakan pengembangan ban ini menggunakan teknologi, peralatan, dan material sederhana.

 

Misalnya pada bagian jari-jari berongga seperti sarang lebah dibuat menggunakan karet dengan campuran senyawa kimia.

 

Dalam proses pencetakan jari-jari terbuat dari bahan karet, diletakkan dahulu pelek kecil di bagian tengah alat pencetakan. Pelek tersebut yang berfungsi sebagai pengait antara as roda dengan ban tanpa angin.

 

Kemudian ‘adonan’ karet dan senyawa kimia tersebut dituangkan. Hal ini supaya antara jari-jari karet dengan pelek menyatu.

 

Menurut dia pelek kecil tersebut bukan bawaan pabrik, melainkan dibuat custom untuk menyesuaikan jari-jari karet dengan as roda bawaan pabrikan mobil.

 

“Pokoknya saat pencetakan pelek buat as roda diletakkan dulu. Jadi pas sudah selesai cetak menyatu (jari-jari dengan peleknya),” kata Nugraha , Senin  (20/7).

 

Setalah jadi baru proses penyatuan bagian tersebut dengan tapak ban karet menggunakan sistem vulkanisir. Penjelasan Nugraha, satu ban memiliki diameter 80 cm.

 

Pengujian ban sudah dilakukan pada pikap kabin ganda mengitari area perkotaan di Batu, Jawa Timur selama hampir dua jam dengan kecepatan 40-50 km per jam.

 

Ban ini diklaim mampu menggilas paku atau benda tajam lain, bahkan tidak rusak seketika saat ditembak senjata api. Ban tanpa udara ini diklaim mampu menahan beban dua sampai empat ton.

Sumber

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.