Kemenkeu RI Alokasikan Dana Otsus Puluhan Triliun untuk Papua dan Aceh

JAKARTA – Kemenkeu RI telah mengalokasikan dana otsus (otonomi khusus) dan dana keistimewaan sebesar Rp 21,3 triliun untuk Papua dan Aceh.

 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merinci alokasi otonomi khusus ini terdiri dari dana otsus Provinsi Papua dan Papua Barat, serta dana otsus Provinsi Aceh masing-masing Rp 7,8 triliun, dana tambahan infrastruktur dalam rangka otsus Rp 4,37 triliun, dan dana keistimewaan DI Yogyakarta Rp 1,32 triliun.

 

“Dalam rangka penggunaan dana desa ini disusun sistem keuangan daerah yang aplikasinya dibuat sesederhana,” ujar Sri Mulyani dalam rapat DPD secara virtual, Rabu (9/9/2020).

 

Dia melanjutkan, dana transfer umum Rp 493,04 triliun. Dana transfer umum terbagi atas Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 102,74 triliun serta Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 390,29 triliun.

 

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan dana transfer khusus sebesar Rp 196,43 triliun, yang terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp 65,24 triliun atau naik 21,3 persen dari tahun ini dan DAK Nonfisik Rp 131,17 triliun yang naik 1,9%.

 

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan dana transfer khusus sebesar Rp 196,43 triliun, yang terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp 65,24 triliun atau naik 21,3% dari tahun ini dan DAK Nonfisik Rp 131,17 triliun yang naik 1,9%.

 

“Dana Insentif Daerah (DID) tahun depan sebesar Rp 13,5 triliun. Ini menurun (sebesar Rp5 triliun atau 27%) karena tahun ini kita meningkatkan dan mendorong khusus untuk penanganan covid,” tandas orang nomor 1 di Kemenkeu RI tersebut soal dana otsus untuk Papua dan Aceh.

Sumber

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.