Eks Anggota Presidium Alumni 212: Anies Baswedan Gak Usah Ngotot Ngadain Formula-E, Gak Ada Manfaat

Eks anggota Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan penyelenggaraan Formula E. 

Faizal meminta Gubernur Anies fokus terhadap pencegahan penularan virus corona (Covid-19). Terlebih, dorongan untuk membatalkan Formula E sudah disuarakan sebagian warga Jakarta dan anggota dewan.

“Gubernur DKI Anies Baswedan gak usah ngotot ngadain Formula-E, ga ada manfaat buat rakyat. Sudah benar publik #TolakKerasFormulaE Fokus tuh hadapi bahaya Wabah Corona, pastikan WNI atau WNA yang mondar-mandir China-Jakarta mereka sehat, tidak tertular, menularkan virus dari China,” kicau Faizal, Minggu (7/3/2020).

Diketahui, balapan Formula E yang sedianya digelar di Roma, Italia pada 4 April mendatang ditunda karena wabah virus corona. Sebelumnya, kejuaraan balap mobil listrik itu telah menunda seri E-prix di Sanya, China, yang seharusnya digelar pada 21 Maret.

Otoritas Italia telah memerintahkan semua ajang olah raga besar di negara itu, termasuk sejumlah laga papan atas Serie A, dimainkan tanpa penonton selama satu bulan sebagai upaya pencegahan penularan wabah virus corona.

“Sebagai konsekuensi dari darurat kesehatan yang terjadi di Italia… tak akan lagi memungkinkan menggelar E-Prix Roma pada 4 April,” umum Formula E seperti dikutip Reuters, Jumat.

Penyelenggara akan membuat penilaian tentang kemungkinan menggelar balapan tersebut ketika larangan dicabut. Seri balapan selanjutnya akan digelar di Paris, Prancis pada 18 April.

Pebalap Portugal Antonio Felix Da Costa dari tim DS Techeetah sementara ini memimpin klasemen pebalap dengan 67 poin setelah lima balapan, unggul 11 poin dari rival terdekatnya Mitch Evans dari tim Panasonic Jaguar Racing dan 21 poin dari Alexander Sims dari BMW I Andretti Motorsport.

Sementara itu, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto mengumumkan, kasus positif COVID-19 bertambah dua orang. Dengan adanya tambahan dua kasus positif, maka jumlah orang positif COVID-19 di Tanah Air menjadi enam orang.

“Hari ini dari hasil pemeriksaan laboratorium kita menambah lagi dua kasus positif,” kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu.

Catatan: Artikel asli bisa disimak DI SINI

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.