Buka Masker dan Tak Jaga Jarak, Akhyar Nyanyi Bareng Relawan

MEDAN – Calon Wali Kota Medan Akhyar Nasution menghadiri acara Deklarasi RASA (Relawan Akhyar Salman Alfarisi di Cafe Roda Tiga Jalan Sei Serayu Medan, Sabtu (26/9). Di hari pertama kampanye ini Akhyar bersama para pendukungnya tampak tak mengindahkan protokol penanganan Covid-19.

 

Para relawan tampak tidak menjaga jarak yang aman yakni 1 meter dari satu orang dengan orang lain. Namun begitu, mereka tetap mengenakan masker dan acara tetap berlangsung tertib.

 

Usai acara, Akhyar bersama para relawan nyanyi bareng. Mereka kemudian menurunkan masker yang tadinya dikenakan. Akhyar juga meladeni poto bersama para pendukungnya di acara itu.

 

Di acara yang dihadiri para alumni SMAN 3 itu, Akhyar yang mengenakan kemeja putih menyampaikan banyak hal yang sudah ia kerjakan selama menjabat sebagai Plt Wali Kota Medan.

 

“Banyak hal yang sudah kami kerjakan dan banyak hal yang harus kami kerjakan kembali. Jadi tidak ada pekerjaan yang sempurna. Hari ini seluruh keluarga besar alumni SMAN 3 Medan telah menyatakan tekadnya untuk mendukung Akhyar,” ungkapnya.

 

Dalam acara itu, Akhyar juga menyinggung soal genangan air yang kerap terjadi di Kota Medan. Dia mengaku penanganan genangan air di Medan sudah dipetakan. Setiap wilayah memiliki karakteristik tersendiri, tentu penanganannya juga berbeda.

 

“Contoh di Marelan yang diapit Sungai Deli dan Sungai Badera. Jadi rencana kami nanti penanganannya itu di Marelan kita buat folder-folder beberapa titik, kita bangun kolam, kemudian dipompa ke Sungai Deli. Jadi sungai di Medan ini yang pernah dinormalisasi hanya Sungai Deli, itupun sudah 40 tahun yang lalu,” urainya.

 

Menurut Akhyar, permasalahan banjir di Medan bukan hanya masalah tekhnis semata. Sebab di sepanjang pinggiran sungai juga harus dipikirkan kondisi sosialnya.

 

“Tapi ternyata problemnya tidak hanya masalah teknis semata. Karena di sepanjang sungai itu kondisi sosialnya tidak segampang mendebatkannya. Tapi harus dicari solusi dengan kearifan kita sendiri. Jadi tidak sesederhana mendiskusikannya. Karakteristik ini yang harus dipahami,” terang Akhyar.

Sumber

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.