3.600 Orang di Korut Dipulangkan karena Bebas dari Corona

Jakarta — Korea Utara melaporkan telah memulangkan lebih dari 3.600 orang yang sebelumnya menjalani karantina karena virus corona baru.

Pyongyang telah memberlakukan pembatasan dan menutup perbatasan untuk mencoba mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Mengutip AFP, Minggu (8/3), Korut mengkarantina sekitar 3.650 orang di provinsi Kangwon dan Chagang, dan mereka telah dipulangkan pada Kamis (5/3), seperti dilaporkan radio pemerintah Korea Utara menurut Kantor berita Korea Selatan, Yonhap.

Pemerintah setempat juga mengumumkan 221 dari 380 warga asing yang berada di bawah pengawasan medis telah dikeluarkan dari ruang isolasi corona pada Jumat (6/3).

Sejak endemi di Wuhan, China, virus Corona telah menjangkiti lebih dari 104 ribu orang di 95 negara. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada bulan lalu bahkan memberi sinyal “situasi serius” ketika virus corona masuk ke negaranya dalam beberapa waktu terakhir.

Korut sampai harus melarang turis masuk ke negaranya dan menangguhkan kereta api serta menutup penerbangan internasional dari dan ke Korut.

Virus corona telah menimbulkan kekhawatiran di banyak negara karena kesamaan genetiknya dengan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS), yang menewaskan hampir 650 orang di seluruh daratan China dan Hong Kong sepanjang 2002 sampai 2003.

Sebagian besar turis mancanegara yang berwisata ke Korea Utara adalah penduduk China, dan jumlah mereka naik secara signifikan pada tahun lalu karena hubungan antara Beijing dan Pyongyang menghangat, menghasilkan pendapatan yang besar bagi negara yang terisolasi itu. (mik)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.